Minggu, 11 Maret 2012

Skandar Keynes

Profile


Famous as :

Actor

Birth Name :

Skandar Amin Casper Keynes

Birth Date :

September 05, 1991

Birth Place :

London, England, UK

Claim to fame :

As Edmund Pevensie in "The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe" (2005)
Skandar Keynes


Alexander Amin Casper Keynes lahir di London, Inggris, tanggal 5 September 1991. Cowok ini paling dikenal lewat perannya sebagai Edmund Pevensie di serial film The Chronicles of Narnia yang diadaptasi dari serial novel karangan C.S. Lewis.
 skandar keynes cakep ya

Kematian John Lennon

13233350431618561360
Mark David Chapman
Mark David Chapman adalah warga Hawaii, Amerika Serikat, yang sangat menggemari grup musik rock ‘n roll, The Beatles. Dia kemudian belajar main gitar dan bercita-cita untuk menjadi musisi. Namun, hidupnya berubah ketika dia menjadi penganut Kristen fundamentalis.
Dari penggemar The Beatles, Chapman berbalik menjadi pembencinya. Dia beranggapan The Beatles memberikan pengaruh buruk bagi masyarakat dunia, terutama anak muda. Terkhusus John Lennon, Chapman menganggap pemikirannya sangat berbahaya bagi agama dan negara, seperti yang dituliskan Lennon dalam lagu Imagine.
Chapman kemudian mencetuskan niat gila: membunuh John Lennon. Lirik lagu Imagine dirubahnya, “Imagine John Lennon Dead,” rubah Chapman.
Langkah awal, Chapman terbang dari Hawaii menuju New York pada Sabtu, 6 Desember 1980. Dia kemudian menginap di tempat penginapan murah YMCA, sekira sembilan blok dari apartemen The Dakota, tempat Lennon tinggal bersama istrinya, Yoko Ono, dan anaknya, Sean Lennon.
Chapman memulai aksinya dengan sering modar-mandir di depan apartemen Lennon menggunakan taksi. Dia bahkan membual kepada Mark Snyder, supir taksi yang membawanya bahwa dia adalah seorang teknisi suara yang menangani album rekaman John Lennon.
Minggu, 7 Desember 1980, Chapman kembali mondar-mandir di depan apartemen Lennon. Dia bahkan berpindah tempat inap ke hotel Sheraton Centre yang jaraknya lebih dekat.
Senin sore, 8 Desember 1980, hari ketiga Chapman modar-mandir di depan apartemen Lennon. Kali ini, dia tidak sendiri, dia bersama seorang fotografer amatir, Paul Goresh, yang juga penggemar Lennon. “Saya sudah tiga hari keluyuran disini dan berharap dapat menjumpai Lennon dan meminta tandatangannya,” kata Chapman kepada Goresh.
Sekira pukul 17.00, Lennon dan Yoko keluar dari apartemennya untuk pergi rekaman di studio Record Plant. Chapman mendekati Lennon sambil menyodorkan album baru Lennon, Double Fantasy. Lennon menerimanya dan mencoretkan tandatangannya di atas sampul album itu. Goresh mengabadikan moment itu.
13233350992070860035
John Lennon & Mark David Chapman (foto: Paul Goresh)
Chapman sangat gembira. “John Lennon menandatangani album saya. Tak seorang pun di Hawaii yang akan percaya kepada saya,” kata Chapman.
Selepas Lennon dan Yoko pergi, Chapman dan Goresh masih berdiri di tempatnya. Lalu Goresh kemudian memutuskan untuk pulang. Chapman berusaha menahannya dan berkata, “John Lennon akan segera kembali, kau bisa meminta tanda tangannya.” Goresh menjawab bahwa dia akan minta tanda tangan Lennon di lain hari.
“Akan saya tunggu. Kau takkan tahu kapan kau bisa menjumpainya lagi,” kata Chapman.
Lennon dan Yoko melakukan rekaman untuk single baru berjudul Walkin on Thin Ice yang akan dirilis awal tahun baru 1981. SIngle itu dinyanyikan oleh Yoko; Lennon hanya mengiringinya dengan gitar. Keduanya juga melakukan wawancara dengan RKO radio hingga pukul 22.30.
Selepas rekaman dan wawancara, Lennon dan Yoko berencana untuk makan malam, namun tidak jadi karena Lennon ingin sekali melihat anaknya Sean sebelum tidur. “Jangan! Kita pulang saja, soalnya saya mau melihat Sean sebelum tidur,” kata Lennon. Keduanya kemudian pulang.
Mobil limousine sewaan mereka kembali ke apartemen pada pukul 22.50. Limousine menepi di pinggir jalan. Yoko keluar dari mobil diiringi Lennon. Saat keduanya berjalan dan mendekati pintu gerbang apartemen yang dijaga oleh seorang penjaga, Chapman yang telah lama menunggu memanggil Lennon dengan sopan, “Mr. Lennon!” Lennon berbalik dan Chapman pun melaksanakan niatnya.
Ketika Lennon berbalik ke arahnya, Chapman mengarahkan pistol dengan kedua tangannya ke arah Lennon dan menembaknya lima kali dari jarak dekat. Empat peluru bersarang di pundak Lennon, satu meleset. Lennon sempoyongan dan sempat berjalan enam langkah sambil berteriak, “Saya tertembak!” sebelum dia terjatuh. Tubuh Lennon tergeletak berlumur darah.
1323335383591222822
John Lennon, Sean Lennon, dan Yoko Ono
Yoko histeris dan menyandarkan kepala Lennon di tangannya. Chapman membuang senjatanya ke tanah yang kemudian ditendang jauh oleh penjaga pintu. “Apakah kau menyadari apa yang kau lakukan?” Tanya penjaga pintu kepada Chapman. “Saya baru saja menembak John Lennon,” jawab Chapman, tenang tapi kebingungan.
Lama kemudian, polisi datang atas panggilan penjaga pintu. Chapman menunggu dengan tenang sambil membaca novel klasik karangan J. D. Silinger, The Catcther in The Rye. Dua orang polisi menggeledah dan memborgol Chapman; dua polisi lainnya memeriksa tubuh Lennon. “Tubuhnya bermandikan darah, semuanya merah. Orang ini sedang sekarat, lekas angkat!” Seru seorang polisi.
Lennon yang setengah sadar lalu diangkat ke jok belakang mobil patroli polisi milik James Moran. “Tahukah siapa Anda?” Tanya Moran hendak menguji kesadaran Lennon. Lennon mengerang sambil menganggukkan kepalanya. Ketika Moran melarikan Lennon ke Roosevelt Hospital yang berjarak 15 blok dari lokasi kejadian, Palma membuntutinya bersama Yoko.
Meskipun Lennon tiba di rumah sakit tanpa detak jantung, tim dokter tetap berusaha menyelamatkan nyawanya menggunakan berbagai prosedur medis. Transfusi darah dan pemijatan jantung diusahakan untuk menyelamatkan jiwanya. Namun semua itu terlambat. Lennon diumumkan meninggal dunia.
Disaat John Lennon dinyatakan telah meninggal dunia di Roosevelt Hospital, Chapman langsung ditangkap oleh petugas dan dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi. Anehnya, saat disuruh menuliskan namanya, Chapman menuliskan John Lennon sebagai namanya. Dia bahkan mengaku membunuh Lennon karena mendapatkan wahyu.
Atas tindakannya, Chapman dihukumi 25 tahun penjara. Sementara Yoko harus berjuang hidup bersama Sean tanpa Lennon. Hingga kini, Yoko tidak pernah memaafkan tindakan Chapman.

 


Connie Talbot, Gadis Cilik Bersuara Emas



                                                                                                          
    
Mari kita berkenalan dengan penyanyi cilik bersuara emas asal Inggris ini, Connie Talbot. Gadis cilik yang usianya baru menginjak 8 tahun ini merupakan jebolan dari reality show Britain’s God Talent pada 2007 lalu.
Di usianya yang masih dini, Connie mampu memukau banyak kalangan pecinta musik, termasuk produser dan pencari bakat Simon Cowell dengan vokal khas anak-anaknya yang murni, namun mampu menjangkau nada-nada tinggi dan menyanyikan lagu orang dewasa dengan sangat baik.
Lebih hebatnya lagi, gadis asal West Midlands, Inggris ini memiliki suara indah tanpa les vokal atau musik. Cowell menyebutnya sebagai ‘keajaiban yang murni’. Dia juga disebut-sebut sebagai The Next Charlotte Church.
Album perdananya yang bertitel “Over The Rainbow” rilis pada November 2007 berhasil terjual lebih dari 250,000 kopi di seluruh dunia, sebuah pencapaian yang besar untuk album anak.


Meskipun usianya masih kecil, Connie berani menyanyikan cover version dari lagu beberapa musisi ternama, diantaranya lagu klasik “Somewhere Over the Rainbow” yang dinyanyikan Judy Garland, “Imagine” milik John Lennon, “Ben” milik Michael Jackson, dan “Three Little Birds” milik Bob Marley yang dijadikan single andalan di album perdananya ini.
Kepiawaiannya dalam mengolah vokal bisa kita dengarkan lewat lagu romantis yang dipopulerkan Whitney Houston ini, “I Will Always Love You”. Meskipun belum bisa menyanyikan dengan kualitas seorang diva seperti Whitney, kemampuan vokalnya patut diacungi jempol.


Pecinta musik pop romantis pasti akan merasakan sensasi tersendiri saat mendengar lagu yang pernah menjadi soundtrack film “The Bodyguard” ini dinyanyikan seorang gadis cilik bersuara polos. Jadi, nikmati saja suguhan musik dari Connie ini! For Listen, please click Google Boomarks and search "The Bodyguard Song By Connie Talbot"

Radio Magno

TEMPO Interaktif, Jakarta - Di antara produk finalis INDEX: Award 2009 yang telah diproduksi dan tersedia luas adalah radio Magno yang ditujukan untuk mempersonalisasikan teknologi komunikasi.

Kemasannya yang berbeda dibuat dari kayu dari perkebunan Indonesia dekat rumah perancangnya di Kandangan dan perusahaannya mempekerjakan perajin muda setempat untuk membuat radio itu.

Dengan pembawaan yang mudah tertawa dan tulus, Singgih Kartono mengatakan ketertarikan utamanya adalah pada ketidakpekaan teknik manufaktur dan konstruksi yang sering menyertai alat elektronik baru dalam perjalanannya  ke pasar.

"Saya telah mencoba untuk mendefinisikan kembali 'apa itu desain?'" Katanya.

"Saya tidak menggunakan lapisan pada produk. Saya menginginkan para pengguna menyentuh kayu. Dalam konsep saya, keindahan produk tidak tergantung pada produk itu sendiri, melainkan pada bagaimana pengguna menangani dan melindunginya."

"Saya sudah mulai dengan mencoba untuk membuat sebuah produk yang baik bagi orang-orang. Dan dengan itu, saya memahami bahwa teknologi adalah baik bagi orang-orang - seperti kemampuan multi-fungsional - kadang-kadang berarti bahwa bahan-bahannya tidak baik. "

Kecepatan pemasaran modern dapat menjadi penyebab dalam hal ini, katanya. "Setiap teknologi baru juga merupakan investasi. Ada kebutuhan untuk pengembalian. Peralatan menjadi bagian dari ini, dan industri mencoba untuk memaksa pasar akan sebuah produk baru dengan cepat, efektif biaya, dan mungkin -- dia bilang, tanpa memperhatikan bagaimana produk itu mungkin dibuat secara lebih personal, berarti, dan ramah lingkungan.

"Saya telah mencoba untuk tidak mengikuti tren ini," kata Kartono, karena tidak baik untuk kehidupan. "Saya telah mencoba untuk bertanya," Yah, kalau begitu, apa yang baik bagi orang-orang? "

"Saya telah mencoba untuk membuat sebuah produk yang memiliki hubungan yang baik kepada masyarakat, kepada pengguna."

Ia menggunakan kayu eboni Indonesia dari daerah Jawa Tengah yang sedang dipacu penanamannya oleh sekolah Kandangan. Sekitar 1.000 pohon telah tumbuh saat sebuah pembibitan diciptakan di sekitar lokasi produksi radio, bagian dari tujuan Kartono untuk mempekerjakan sebanyak mungkin orang.

"Aku ingin membuat kita peka dengan alam," katanya, "seperti di masa lalu" tetapi dalam konteks modern dari elektronik dan ekonomi konsumen."

Anda dapat menemukan sebuah koneksi yang dalam antara perasaan Kartono terhadap desain dan implementasi lokalnya dalam tulisannya tentang kayu di situsnya.

"Kayu adalah sejenis bahan yang menawarkan keindahan dari sejarahnya," ia mengatakan kepada kami. "Bagaimana ia tumbuh adalah sebuah proses yang menakjubkan. Dia mencatat garis-garis umurnya. Dia mencatat saat-saat  baik dan buruk. Tekstur dan ulir yang indah benar-benar menceritakan kisah hidupnya. Kayu adalah bahan yang sempurna, penyebab sempurna dari ketidaksempurnaan. Karakternya mengajarkan kita tentang kehidupan, keseimbangan, batas. "

Dengan kefasihan yang mendasari pemikirannya tentang desain, Kartono kemudian ingin mentransfer ke pelanggan untuk setiap radionya - sekarang tersedia model personal besar dan lebih kecil - semacam mandat untuk menangani dan berpikir tentang apa yang diwakilinya.

"Saya tidak menggunakan lapisan pada produk," katanya. "Saya menginginkan para pengguna menyentuh kayu. Dalam konsep saya, keindahan produk tidak tergantung pada produk itu sendiri, melainkan pada bagaimana pengguna menangani dan melindunginya.

Selasa, 31 Januari 2012

Kecantikan Air Terjun Niagara di Malam Hari, LUAR BIASA! (kereeennn )








( mantepp (manteppp)
Kecantikan Air Terjun Niagara di Malam Hari, LUAR BIASA!
     Setiap malam dari bulan Januari sampai April, dan bulan Mei sampai Desember (hingga jam 10 malam), air terjun Niagara akan bercahaya dengan efek sinar yang spektakuler, dan pastinya menarik perhatian banyak orang!
Tahu dong air terjun Niagara yang merupakan air terjun terbesar yang berada di Ontario, NY, AS. Hem, betapa indahnya dan merupakan keajaiban dunia yang menakjubkan banyak mata.

     Kalau liat foto ini, semua akan setuju kalau air terjun Niagara terlihat sangat cantik banget. Kecantikannya bertambah karena setiap malam dari bulan Januari sampai April, dan bulan Mei sampai Desember (hingga jam 10 malam), air terjun Niagara akan bercahaya dengan efek sinar yang spektakuler, dan pastinya menarik perhatian banyak orang!

Sistem pencahayaan di air terjun Niagara ini menggunakan cahaya Bengal (Bengal lights), yaitu cahaya berwarna biru terang yang biasa digunakan sebagai sinyal syarat dan pencahayaan pada saat pesta kembang api.

       Cahaya Bengal ini ternyata memproduksi bahan belerang, sendawa, dan orpiment yang akan bereaksi dan menciptakan cahaya berwarna biru. Dan hasilnya, air terjun Niagara terlihat stunning dan dramatis banget di bawah sinar bulan.

        Sebetulnya pencahayaan di air terjun Niagara udah dimulai sejak tahun 1860, ketika menyambut kunjungan Prince of Whales. Dan di tanggal 4 Juli 1879 air terjun Niagara bersinar berkat sistem hidroelektrik, untuk menyambut kedatangan gubernur Kanada saat itu. Dan, pada akhir tahun 90-an mulailah 250 juta cahaya xenon 'candle power' dipasangkan di air terjun, untuk menambah pencahayaan yang lebih megah.

        Maka semenjak itu, dikabarkan 25-30 juta orang datang mengunjungi air terjun Niagara setiap tahunnya untuk menyaksikan cantiknya air terjun Niagara! Ehem, sepertinya wajib merencanakan liburan ke sana untuk melihat kecantikan air terjun Niagara ini. (zeth)

uesday, November 20, 2007

The Kite Runner 


Penulis: Khaled Hosseini
Penerjemah: Berliani M. Nugrahani
Penyunting: Pangestuningsih
Penerbit: Qanita, Cetakan II: April 2006 (Cetakan I: Maret 2006)

Kita tak akan pernah bisa mengubur masa lalu. Terlebih pada masa lalu yang menerbitkan rasa bersalah. Rasa bersalah dan penyesalan inilah yang terus menghantui Amir dan memberinya insomnia. Yang menjadikan layang-layang baginya memiliki arti tersendiri. Yang membawa ingatannya pada teman-pelayan masa kecil--Hassan, pada ayahnya--yang dipanggil dengan Baba--, pada Kabul, Afghanistan. Dan terutama pada peristiwa yang menimpa Hassan. Sesudah Hassan berkata, "Untukmu, keseribu kalinya!"

Adakah kesempatan untuk menebus rasa bersalah itu? Untunglah ada, dengan adanya panggilan telfon dari Rahim Khan--sahabat Baba, yang tinggal di Pakistan. Dan ternyata, dalam perjalanan ke Pakistan dan kemudian ke Afghanistan, Amir mendapatkan kebenaran baru lainnya.

Amir yang terlahir dari etnis Pashtun, memiliki segudang keberuntungan yang tidak dimiliki etnis Hazara, yaitu etnis asal Hassan. Masalah yang timbul akibat perbedaan etnis sudah terasakan sejak anak-anak masih kecil. Hassan digambarkan selalu berbuat baik dan membela Amir. Sedangkan Amir kecil digambarkan menggapai-gapai cinta Baba, membalas kebaikan Hassan dengan kejahilan, dan Amir bersifat pengecut. Amir bahkan melakukan tindakan tidak terpuji yang pada akhirnya membuat Ali-ayah Hassan-- memutuskan untuk meninggalkan rumah orang tua Amir.

Kehidupan masa kecil yang menyenangkan bagi seorang Pashtun berakhir setelah Uni Soviet menginvasi Afghanistan. Amir dan Baba pindah ke Amerika Serikat dan meneruskan hidup mereka di sana. Bersama dengan orang-orang Afghanistan lainnya, hidup mereka jauh dari kemewahan. Tapi begitulah, rasa bersalah dan penyesalan terus mengikuti Amir.

Dalam perjalanan kembali ke Afghanistan, Amir menyaksikan Kabul yang dipenuhi reruntuhan dan kemiskinan. Berkuasanya Taliban ternyata juga tidak memberi kehidupan yang lebih baik bagi Afghanistan dan juga etnis Hazara. Etnis Hazara dibantai di Marza-i-Sharif. Ethnic cleansing oleh Taliban. Sebagian besar etnis Hazara adalah Muslim Syiah.

Bisakah menebus rasa bersalah akibat perbuatan "membalas air susu dengan air tuba"? The Kite Runner bercerita tentang hal ini, sambil bercerita tentang Afghanistan dan orang-orang Afghanistan. Menjadikan kisah Amir, Hassan, dan Baba, dan orang-orang di sekitar mereka, tertanam dengan kuat di benak saya. Mungkin karena Amir, Baba, Soraya--istri Amir--, adalah manusia-manusia biasa dengan segala kebaikan dan keburukan? Menjadikan saya meng-google Afghanistan, Taliban, Hazara, dan membuka atlas mencari letak Afghanistan dan kota-kotanya. The Kite Runner terus terngiang-ngiang di kepala.

Kamis, 01 Desember 2011

17 tempat terangker di bandung

1. Pohon di jalan Siliwangi

Katanya pernah ada anak kecil yang tertabrak di depan pohon itu sampe meninggal. Biar tidak menganggu ganggu, pohon itu dikasih boneka yang digantung di atas pohon itu. Silahkan di cek kesana.

2. ITB

Institut Teknologi Bandung sudah ada sejak jaman koloni Belanda.
ITB didirikan pada 3 Juli 1920 dengan nama "Technische Hooge School (THS)" te Bandoeng dengan satu fakultas de Faculteit van Technische Wetenschap yang hanya mempunyai satu jurusan de afdeeling der Weg en Waterbouw. ITB juga merupakan tempat di mana presiden Indonesia pertama, Soekarno meraih gelar insinyurnya dalam bidang Teknik Sipil.
Pada masa penjajahan Jepang, THS diubah namanya menjadi "Bandung Kogyo Daigaku (BKD)". Kemudian pada masa kemerdekaan Indonesia, tahun 1945, namanya diubah menjadi "Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bandung". Pada tahun 1946, STT Bandung dipindahkan ke Yogyakarta dan menjadi cikal bakal lahirnya Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada.
  • Kolam mesin
Dulu sekitar tahun ’98 ada sebuah kecelakaan, sebuah mobil tercebur di dalamnya dan mengakibatkan dua orang penumpangnya meninggal di kolam itu.
  • Sebagian besar lab-lab di mesin
  • Studio gambar mesin
Disana sering ada suara meja gambar yang bergerak2 seolah- olah dipake buat ngegambar padahal setelah dicek ga ada siapa2,
  • Aula Barat, katanya sih ada hantu tanpa muka.
  • PAU
Yang ini udah jelas banget.. penampakan luarnya aja nyeremin. Konon katanya kalo kita lagi ‘beruntung’, bakal ngeliat ada orang jatoh dari lantai paling atas PAU dan kita bakal liat ancurnya badan tu orang.
  • Lapangan sipil, yang di bawah pohon
3. Rumah Ambulance,  Jalan Bahureksa No. 15

Di rumah inilah terparkir ambulance tua berbalut terpal coklat yang dijadikan ide film Hantu Ambulance . Sempat muncul kejadian aneh saat shooting film ini. Ketika terpal ambulance tua itu dibuka oleh paranormal Ki Kusumo, seorang kru kerasukan dan bohlam lampu kamera pecah. Desas-desus lain yang muncul, bekas rumah kos ini merupakan tempat prostitusi. Hantu ambulance adalah alibi untuk mengelabui warga. Sekarang udah jadi distro.

4. Gereja tua di Pasteur

menurut kabar, gereja ini dikenal sebagai gereja setan. Gereja ini berlokasi di belakang hotel Grand Aquila Pasteur dan memiliki patung gurita raksasa di atapnya

5. Patung H.C. Verbraak di Taman Maluku

H.C. Verbraak merupakan pastor Belanda yang bertugas di Aceh pada 1870 dan beberapa daerah lain. Konon, tepat di bawah monumen itu dibuat merupakan pusara dirinya. Ia tewas di tempat menyusul kecelakaan pesawat. Berdasarkan cerita setempat, patung berwarna hitam legam setinggi 4 meter ini bisa bergerak sendiri!

6. SMAN 5

SMAN 5 Bandung adalah salah satu SMA Favorit di Bandung, ber alamat di Jalan Belitung No.8 struktur bangunannya yang asli buatan Holland memberi daya tarik tersendiri. Katanya ada tiga jendela yg selalu terbuka, trus klo muterin SMA 5 selama 3 kali bakal liat noni belanda yg muncul di jendela itu. Kabarnya, noni tersebut bernama Nancy dan melakukan bunuh diri di sekolah tersebut.

7. Belakang kompleks SMA Aloysius, Riau

Di suatu tempat, yaitu ruangan bawah tanah di sekolah ini merupakan bekas semacam kamp konsentrasi tentara Belanda. Digunakan tentara PETA (Perjuangan Tanah Air) untuk menyiksa tentara Belanda. Konon, ruangan ini memiliki akses tembus hingga ke Jalan Tamansari (2 kilometer dari sana).

8. Rumah tua di Jalan Dago

Lokasinya mudah ditemukan, di pinggir jalan Dago. Di rumah ini terdapat mobil tua dan TV yang terus menerus menyala serta pagar yang tidak bisa ditutup.

9. Ruang bawah tanah Museum KAA

10. Taman pramuka (Jl. Riau)
Dulu di sekitar daerah ini ada sebuah pombensin tua, yang sekarang tempat ini berubah menjadi sebuah taman kecil dimana di sini ada sebuah tugu tunas kelapa yang besar, menurut warga sekitar konon sekitar tempat ini sering sekali terlihat penampakan Hantu yang seorang prajurit yang menunggangi kuda tanpa kepala..
11. Taman IR.H juanda (Dago Pakar)
Di daerah dago pakar ini terdapat 2 buah gua yaitu gua jepang, dan gua belanda, katanya sih ada mitos yang mengatakan bahwa di daerah ini dilarang menyebutkan kata “ LADA” , lada berasal dari bahasa sunda yang berarti Pedas, (ya itucuma mitos boleh percaya atau tidak, )
Menurut warga sekitar di kawasan gua ini sering terlihat penampakan Hantu para prajurit jaman belanda dan jaman jepang, karena memang dulunya tempat ini di jadikan tempat pembantaian para penjajah oleh pejuang kemerdekaan, ada juga yang menyebutkan di gua jepang sering terlihat hantu berwujudkan Ular besar dan orang tua.
12. Jalan tamansari (Depan ITB )
Suasana di jalan ini pada siang hari memang sangat ramai apalagi jika memasuki sore hari, wajar saja karena jalan ini merupakan jalan alternative untuk menu beberaa daerah wisata di kota bandung, tapi menjelang malam hari kwasan ini akan menjadi sangat sepi dan menyeramkan, ditambah kurangnya penerangan di kawasan ini, bagi anda yang kiranya akan melintasi jalan ini di tengah malam sebaiknya jangan bawa kendaraan seorang diri, ya minimal ada teman yang menemani, karena kabarnya di kawasan ini sering terlihat Hantu Wanita yang sering melintasi jalan ini.
13. Jalan Cipaganti Bandung
Memang jalan ini termasuk daerah ramai, baik siang maupun di malam hari, letaknya yang berdekatan dengan cihampelas membuat jalan ini padat oleh hilir mudik kendaraan, tapi jangan tertipu oleh keramaiannya, karena di sepanjang jalan ini sering juga terlihat penampakan Hantu Pria tanpa kepala yang memakai baju pendekar jaman dulu berasal dari desa nayland. Katanya hantu ini sering menampakan diri sekitar jam 1 malam.. jika anda penasaran ingin melihat hantu ini tak ada salahnya jika anda mencoba melewati jalan ini di atas jam 12 … hehehehe. Suka dengerin "Nightmare Side" di Radio Ardan Bandung, di jalan Jl. Cipaganti No. 159 ini lah Radio tersebut mengudara.
14. Jalan Siliwangi Bandung
Jalan ini masih di rimbuni oleh Pohon2 besar yang ada di sekitar jalan, dan juga ada sebuah jembatan besar yang menghubungkan jalan ini.. jembatan ini berada tepat di atas saluran Sungai Cikapundung, jika malam hari konon di kawasan ini sering sekali terjadi hal2 yang sangat janggal, bahkan sayapun pernah mengalami kejadian yang sangat aneh ketika melintas di jalan ini, boleh ya saya cerita sedikit : “ waktu itu saya sedang melintas menggunakan sepeda motor, kira2 sekitar jam 19.30, sedang asyiknya mengendarai motor tiba2 motor saya seperti ada yang menabrak dari arah pinggir dan melintang menuju arah pohon besar yang tepat pada waktu itu berada di pinggir saya. Dengan kaget saya menghentikan sepeda motor saya karena saya kehilangan kontrol untuk mengendarai motor saya. Dengan perasaan kaget merinding serta kepala yang tiba2 menjadi berat, saya berusaha meninggalkan tempat itu. Aneh nya tiba2 motor saya mendadak menjadi berat,seperti yang di tumpangi oleh 3 orang .. walaupun begitu saya memaksakan diri untuk tetap melaju, dan setelah tiba di rumah pun rasa berat di kepala baru bisa hilang 2 hari itupun setelah saya meminta air doa dari ustadz” kejadian itu membuat saya sedikit waspada jika melintas di kawasan jalan ini ..
15. Tanjakan Emen Kabupaten Bandung
Kalo jalan yang ini pasti sebagian besar sudah pada tau, dari mitos yang beredar katanya jika anda tidak ingin mengalami kejadian seram di sini anda harus melempar 2 batang rokok kepinggir jalan, memang hal ini bagi yang tidak percaya hal-halyang seperti ini akan aneh terdengar tapi memang inilah faktanya.. banyak sekali cerita dari orang-orang yang memang sengaja tidak mau melemparkan rokok di sekitar jalan ini, dari mulai kendaraan yang tiba2 mogok.. adapula yang sering melihat penampakan hantu anak kecil di tempat ini..
16. Museum Pos Indonesia Bandung
Tempatnya ada di Belakang Gedung sate bandung, wah kalo tempat ini sih jangankan pada malam hari di siang hari pun jika anda memasuki museum ini bulu kuduk anda akan spontan merinding, tempatnya yang berada di bawah tanah serta patung2 nya yang seperti menanap kearah kita membuat suasana angker semakin terasa, untung saja di malam hari museum ini tidak di buka …
17. Rumah Gurita di Pasteur
menurut kabar, rumah ini dikenal sebagai Rumah Hantu. Rumah ini berlokasi di belakang hotel Grand Aquila Pasteur dan memiliki patung gurita raksasa di atapnya. Banyak sekali orang2 yang penasaran untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di rumah ini.. dari kabar yang beredar sering sekali terlihat pemanpakan hantu di rumah ini.